Universitas Airlangga Official Website

FKH UNAIR Kembali Lantik 118 Dokter Hewan Baru

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Suasana Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Hewan FKH Universitas Airlangga periode 167. (Foto: SS Zoom)

UNAIR NEWS  – Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah dokter hewan. Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut dilakukan di Auditorium Lantai 10 Gedung Kuliah Bersama (GKB) Kampus MERR (C) UNAIR pada Kamis (19/05/2022). Sebanyak 118 dokter hewan berhasil dikukuhkan dan diambil sumpahnya pada periode ke-167 tersebut.

Pada awal sambutannya, Dekan FKH UNAIR Prof Dr Mirni Lamid drh MP mengucapkan selamat dan berbahagia kepada dokter hewan baru atas kesuksesannya dalam menjalani Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) di FKH UNAIR.

“Untuk para orang tua atau wali dari dokter hewan baru, saya mengucapkan selamat atas keberhasilan mengantarkan putra-putrinya hingga ke tahap ini,” ujar Prof Mirni.

Prof Mirni menyebut hal ini merupakan proses akhir dari perjalanan panjang yang telah dilalui dari serangkaian PPDH yang dilaksanakan sebagian besar dilaksanakan secara online. Hal ini, tambahnya, membutuhkan banyak effort dan perjuangan. 

“Perjuangan ini belum berakhir, setelah ini perjuangan yang sesungguhnya akan dimulai. Selamat berjuang, selamat berkarya di dunia veteriner. Semoga dokter hewan baru dapat memiliki semangat profesionalisme dan menjunjung tinggi harkat dan martabat dan keluhuran profesi serta nama baik almamater Universitas Airlangga,” jelas Prof Mirni.

Lebih lanjut, Prof Mirni mengungkapkan bahwa profesi ini memegang peranan penting bagi hajat hidup manusia dengan menjaga pangan pasar hewan dan penanggulangan penyakit zoonotic. Selaras dengan itu, lanjutnya, dokter hewan memberikan sumbangsih dalam kegiatan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat maupun menjamin ketahanan pangan hewan.

“Harapannya kalian dapat mengamalkan ilmu, potensi dan kompetensi yang dimiliki langsung pada masyarakat dan mampu bersaing di kancah nasional dan internasional. Pegang teguh etika profesi yang berlaku pada kode etik dokter hewan. Junjung tinggi rasa kemanusiaan dan jalani dengan terhormat sesuai dengan sumpah saudara,” tegas Prof Mirni.

Pada akhir, Prof Mirni menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan dukungan dari seluruh panitia serta partisipasi dari semua pihak, sehingga pelaksanaan acara pelantikan dan pengambilan sumpah dokter hewan baru dapat terlaksana dengan baik.

“Jadilah Dokter Hewan yang berguna, jujur, disiplin, professional dan bermanfaat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Suryadiningrat

Editor: Nuri Hermawan