Tasyakuran 63 Tahun UNAIR, Rektor: Terima Kasih Monday, 13 November 2017 08:24

Tasyakuran 63 Tahun UNAIR

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Surabaya Kombespol M. Iqbal, S.I.K., M.H., saat menerima penghargaan dari Rektor UNAIR Prof. Moh Nasih. (Foto: Helmy Rafsanjani)

UNAIR NEWS – Seusai sidang universitas di Aula Garuda Mukti Kampus C Universitas Airlangga digelar, acara puncak peringatan 63 Tahun UNAIR dilanjutkan dengan tasyakuran. Acara yang dilangsungkan seusai salat Jumat itu dihelat di lantai 1 gedung Rektorat UNAIR Kampus C pada Jumat (10/11).

Sebanyak 63 tumpeng dan berbagai aneka hidangan turut disajikan untuk mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan tamu undangan yang hadir. Suasana tasyakuran semakin meriah dengan hadirnya berbagai mitra kerja, alumni, dan juara lomba paduan suara tingkat nasional yang merupakan serangkaian acara dies natalis.

Turut hadir di tengah acara tersebut, Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Surabaya Kombespol M. Iqbal, S.I.K., M.H. Mantan Kapolres Sidoarjo dan Gresik itu hadir sebagai salah seorang mitra UNAIR yang berprestasi dan mendapat penghargaan dari UNAIR.

Seusai menerima penghargaan yang diberikan langsung oleh rektor, Iqbal menyatakan bahwa berbagai hal untuk menjaga stabilitas keamanan di Surabaya selama ini tidak bisa terlepas dari sebuah strategi kepolisian. Strategi itu, menurut dia, meliputi aksi nyata dan komunikasi yang baik dengan semua pihak. Termasuk dengan pihak yang bergelut di dunia pendidikan.

“Kami terus mencoba masuk dari kampus ke kampus serta bersilaturahmi dan berlatih intelektual. Siapa tahu besok lusa saya bisa jadi dosen,” canda Iqbal yang disambut dengan tepuk tangan hadirin.

Selanjutnya, Rektor UNAIR Prof. Moh Nasih juga berkesempatan memberikan sambutan di tengah kemeriahan tasyakuran. Dia berkali-kali menegaskan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah meletakkan fondasi pembangunan UNAIR dengan baik serta pihak yang terus mendukung kemajuan UNAIR hingga hari ini.

“Ini semua karena karunia yang Maha Kuasa. Terima kasih, terima kasih, terima kasih. Iklim yang baik ini bakal kita tumbuhkan terus,” tutur Nasih. (*)