UNAIR Raih Penghargaan Kampus Ekonomi Islam Terdepan Saturday, 12 August 2017 10:45

Ekonomi Islam

Rektor UNAIR saat menerima penghargaan sebagai kampus Ekonomi Islam Terdepan. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga memperoleh penghargaan atas prestasi dalam mengembangkan program studi Ekonomi Islam (Ekis). Ekis UNAIR yang saat ini genap satu dasawarsa, di samping sebagai pioner dalam pembukaan prodi Ekis di Perguruan Tinggi Negeri, juga meraih prestasi triple A atas akreditasi ketiga prodi Ekis yang dimiliki.

Penghargaan itu diberikan oleh Ikatan Ahli Ekonimi Islam (IAEI) dalam acara silaturahmi nasional IAEI Sabtu (29/7) bertempat di Hotel Fairmont, Jakarta. Pemberian penghargaan tersebut bersama dengan peluncuran Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) oleh presiden RI yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta.

“Yang dinilai oleh IAEI adalah seluruh perguruan tinggi di tanah air yang memiliki prodi Ekonomi Syariah atau Ekonomi Islam yang jumlahnya ratusan,” ujar Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Nisful Laila., SE., M.Com.

Salah satu penilaian yang digunakan IAEI adalah kualitas lulusan. Saat ini, lulusan Ekis UNAIR telah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, berkontribusi membangun negeri di bidang ekonomi dan keuangan syariah. Di antara lulusan tercatat sebagai menteri, gubernur, bupati atau wakil bupati, rektor, dan tenaga profesional di berbagai lembaga keuangan di tanah air.

Acara penyerahan penghargaan tersebut dihadiri oleh perwakilan IAEI dari seluruh Indonesia. Selain itu, penghargaan langsung diserahkan langsung oleh Ketua IAEI yang juga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Prof., S.E., M.U.P., Ph.D.

“Dengan award ini, berarti semua kerja keras UNAIR dalam membesarkan Ekis diapresiasi oleh pihak lain, dalam hal ini IAEI. Tentu, hal ini membawa konsekuensi agar UNAIR ke depan terus mengembangkan diri menjadi perguruan tinggi terdepan,” ujar Nisful.

Dalam rangka mendukung UNAIR menjadi PTN 500 besar dunia, Departemen Ekonomi Syariah tengah gencar membangun budaya ilmiah mendeseminasi hasil riset-riset dosen dan mahasiswa. Upaya itu salah satunya dengan mengikuti forum-forum ilmiah dan jurnal internasional ternama.

Upaya lain adalah dengan mengirim mahasiswa Ekis untuk mengikuti pertukaran mahasiswa ke beberapa universitas mitra dari berbagai negara.

Selain itu, saat ini UNAIR memiliki tiga prodi pada jenjang S-1, S-2, dan S-3 dengan status terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN-PT).

Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/08/08/21532/

image_pdf  image_print