Rektor UNAIR Beri Motivasi Anak Yatim Tuesday, 29 December 2015

Senin (21/12), Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. M. Nasih, SE, MT, Ak., menerima rombongan Super Leader Camp 2015 dari Yayasan Yatim Mandiri (YM), di aula Student Center UNAIR. Sejumlah 55 anak yatim binaan YM Jawa Timur itu mendapatkan penjelasan tentang dunia perguruan tinggi dan motivasi dari rektor UNAIR yang juga merupakan pembina yayasan tersebut.

Prof. Nasih menegaskan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti menggapai cita-cita. Ia pun berbagi kisah perjalanannya dari bangku sekolah hingga menjadi rektor UNAIR. Bungsu dari enam bersaudara itu mengatakan, sebagai anak dari keluarga yang ekonominya pas-pasan, ia memiliki semangat juang yang tinggi agar bisa meraih dan melakukan banyak hal seperti anak-anak yang lain.

“Kalau ekonominya seperti kita-kita ini, mungkin nggak bisa ikut les, ya harus belajar sendiri untuk bisa berprestasi. Yang terpenting, di manapun kita berada, kita harus menjadi yang terbaik dengan memberikan yang terbaik,” pesan rektor.

Ia juga berpesan agar anak-anak tidak menyerah di tengah jalan dalam meraih cita-cita. Seperti dirinya yang dulunya sangat ingin masuk Fakultas Kedokteran, dan sudah berusaha maksimal namun ternyata ia ditakdirkan untuk belajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Menurutnya, yang terpenting adalah usahanya. Hasil tidak akan jauh-jauh dari usaha yang sudah dilakukan.

“Alhamdulillah, setelah saya berusaha semaksimal mungkin untuk bisa masuk kedokteran, saya dibelokkan Allah pada pencapaian yang lain yang tidak jauh-jauh dari usaha saya,” kata Nasih.

Setelah mendapatkan materi, anak-anak yatim dari kota Surabaya, Sidoarjo, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Blitar, Tulungagung, Kediri, Mojokerto, Gresik, Bojonegoro, Tuban dan Lamongan ini berkeliling kampus C UNAIR. 

Tasya, salah seoarang peserta mengaku senang berkesempatan mengikuti Super Leader Camp dan mengunjungi UNAIR. “Banyak pengetahuan yang kami peroleh, termasuk motivasi untuk sukses. Ya, saya ingin masuk Akuntansi UNAIR, meneruskan pendidikan saya saat ini, Administrasi Perkantoran,” ungkap siswi SMK Islam Krembung, Sidoarjo ini.

M. Hasyim, pembina YM, mengatakan acara ini dilakukan untuk memberikan wawasan kepemimpinan kepada anak-anak yatim, serta memberikan gambaran tentang perguruan tinggi kepada mereka. “Sejalan dengan visi kami untuk memandirikan anak-anak yatim, kami mempertemukan mereka dengan tokoh-tokoh yang bisa memberikan contoh dan wawasan bagaimana berperan di masyarakat. Pak Nasih adalah salah satu pembina yayasan kami. Beliau sekaligus tokoh pemimpin universitas yang kami harapkan bisa memotivasi anak-anak,” terang Hasyim.