Sumpah Apoteker Fakultas Farmasi Unair yang Serba ”Ter”

Rektorat, 18-08-2008

Humas Unair Pengambilan sumpah apoteker baru periode ke-86 dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Kamis (14/8), berlangsung dalam suasana serba “ter”. Dari segi jumlah, kali ini merupakan yang terbesar sejak FF Unair berdiri 45 tahun silam, yakni 170 orang. Selain itu juga rekor cumlaude (lulus dengan IPK diatas 3,5) terbanyak, yakni 53 orang atau sekitar 30%.
Jumlah orangtua wisudawan yang datang otomatis juga yang terbesar, yaitu sekitar 800-an orang. Bahkan ketika apoteker baru berjajar secara merapat untuk menerima ucapan selamat, terbentuklah barisan terpanjang dari yang terjadi selama ini, yakni mencapai 70 meter. Keadaan ini menyebabkan tersitanya lebih dari separuh bagian luar Gedung Convention Hall di Jl. A.R. Hakim, tempat diselenggarakannya penyumpahan untuk barisan wisudawan tersebut.

Dekan Fakultas Farmasi Unair, Prof. Dr. H. Achmad Syahrani, Drs., Apt., MS., dalam sambutannya juga menyatakan bahwa yang serba “ter” itu merupakan prestasi tersendiri dari pengambilan sumpah apoteker periode ke-86 ini, sekaligus sebagai “Kado” Lustrum FF Unair ke-9. Selama ini, jumlah lulusan hanya sekitar 70 orang, atau maksimal dibawah 100 orang, sehingga acara penyumpahan cukup diadakan di Aula lantai III FF kampus B Unair Jl. Dharmawangsa Dalam.
”Yang juga membanggakan dan membahagiakan adalah, diantara mereka 80% berhasil lulus secara on time (tepat waktu) yaitu lima tahun, sampai mendapatkan profesi apoteker,” katanya.

Dekan FF Unair juga menyatakan rasa puasnya atas prestasi yang merupakan perwujudan hasil kerja keras para guru/dosen selama kurang lebih lima tahun dalam mengantarkan anak-didik mahasiswanya menjadi sarjana farmasi/apoteker/farmasis.

Dalam bagian lain sambutannya, Prof. Sjahrani mengatakan, dalam situasi dimana profesi apoteker/farmasis masih belum berkembang seperti yang diharapkan, maka terbuka peluang dan kesempatan sekaligus tantangan bagi apoteker baru untuk mengembangkan diri sekaligus mengembangkan profesi kefarmasian kita.

Sebagai upaya terus-menerus untuk meningkatkan kualitas lulusan itu, FF Unair berusaha memperoleh program-program kompetitif di tingkat nasional. Setelah Proyek QUE (1999-2002),FF Unair memenangkan Program Hibah Kompetitif (PHK) B 2006-2008 sebagai program unggulan dan puncak dari program hibah yang dikompetisikan Ditjen Dikti Depdiknas. Hasil evaluasi Bank Dunia setelah Proyek QUE berakhir menyatakan bahwa ternyata FF Unair merupakan satu-satunya prodi yang mewakili Universitas Airlangga menduduki peringkat teratas dari 46 program studi yang memperolehnya.

Dengan QUE Project tersebut, Fak. Farmasi telah memulai perolehan hibah-hibah kompetitif, sehingga jika sebelum tahun 2000 Unair masih tertinggal dari 4 PTN lainnya (ITB, IPB, UGM dan UI sebagai center of excellence - SKALU) maka sekarang di tahun 2008 ini Unair menduduki peringkat ke-2 secara nasional dalam perolehan proyek hibah-hibah kompetitif.
”Untuk kedepan dalam rangka meningkatkan kualitas akademik dan lulusannya, FF Unair sudah berusaha untuk segera mendapatkan sertifikat ISO 9001/2008,” tambah Prof. Syahrani.

Lulus Terbaik IPK 4,00
Pada pengambilan sumpah apoteker kemarin, terpilih sebagai lulusan terbaik adalah Lini Kurniasari, S.Farm., Apt. Alumni SMAN 9 Surabaya yang tinggal di Gubeng Klinsingan itu meraih IPK sempurna, yakni 4,00. Selain mendapatkan piagam ia juga mendapatkan hadiah sejumlah uang dari Dekan FF Unair. Terbaik II diraih Olivia Kurniawan, S.Farm., Apt dengan IPK 3,97, sedang terbaik III diraih tiga orang lulusan, yakni Rima Dwi Pratiwi, S.Farm, Apt., Astri Pratiwi, S.Farmn, Apt., dan Rani Nur Badriyah, S.Farm, Apt, masing-masing dengan IPK 3,93.

Dalam kesempatan tersebut, turut menyampaikan sambutannya adalah Dr. Herman Abdul Muntolib, MM yang mewakili para orangtua apoteker baru, serta Felik Justin, S.Farm, Apt yang mewakili para apoteker baru periode 86 FF Unair. Keduanya sama-sama mengucapkan rasa bangga dan terima kasih kepada para guru (dosen) yang telah mengantarkan anak-anak didik menjadi sarjana farmasi dan apoteker. Usai acara seremonial dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama para apoteker dengan unsur pimpinan fakultas. (bes)



warta.unair.ac.id

by. Humas UA


36 Mahasiswa Asing Ikuti KKN BBM UNAIR.....

Rektorat, 11-01-2016

Sebagai bentuk pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Airlangga terus

Memahami Dunia Diplomasi dan Globalisasi Bagi Generasi Muda.....

Rektorat, 09-01-2016

Model United Nations (MUN) atau yang biasa dikenal dengan simulasi

UNAIR Libatkan Alumni dalam Pencapaian Peringkat 500 Besar Dunia.....

Rektorat, 08-01-2016

UNAIR NEWS - Dalam langkah mencapai peringkat 500 besar universitas

Rektor UNAIR Lantik 324 Pejabat Departemen.....

Rektorat, 31-12-2015

Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak.,

Gedung Airlangga Corner Etalase UNAIR di Bidang Wirausaha dan Informasi.....

Rektorat, 29-12-2015

Hari ini, Selasa (29/12) secara resmi Bank Mandiri menyerahkan gedung

Evaluasi PAUD HI Berbasis Posyandu di Jawa Timur Fokus Penuhi Hak Anak Marjinal.....

Rektorat, 29-12-2015

Langkah UNAIR untuk peduli kepada masyarakat semakin nyata. Kali ini

Direktur Nuffic-Neso Ajak Mahasiswa Studi ke Belanda.....

Rektorat, 23-12-2015

Animo pelajar Indonesia yang ingin merasakan atmosfer studi di luar

Rektor UNAIR Beri Motivasi Anak Yatim.....

Rektorat, 29-12-2015

Senin (21/12), Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. M. Nasih, SE,

Pembangunan Desa Sudah Didengungkan Sejak Lama.....

Rektorat, 23-12-2015

Perdebatan tentang pembangunan desa menjadi wacana jauh sebelum Undang-undang Desa

BEM UNAIR Hadirkan Pejabat Negara untuk Berikan Motivasi Mahasiswa.....

Rektorat, 04-01-2016

Sabtu, (19/12) bertempat di Aula Garuda Mukti, Rektorat Kampus C

1 2 3 4 ... 130 Next >>