Seminar Internasional Keperawatan di Universitas Airlangga

Rektorat, 29-05-2012

FKp – Warta Unair

Seminar keperawatan internasional yang diselenggarakan Fakultas Keperawatan (FKp) Universitas Airlangga ini menandai Peringatan Hari Perawat Internasional,  dan diharapkan mampu mengaktualisasi dan meng-update perkembangan di tingkat internasional untuk membawa kemajuan dan menyelesaikan persoalan keperawatan di Indonesia.

”Topik conference bagus, karena permasalahan ini terkait dengan pendidikan, pelayanan, dan keorganisasian,” kata Achmad yusuf, S.Kep., M.K., Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur, Sabtu 12 Mei 2012.

Dikatakan oleh Achmad Yusuf, forum ini sangat tepat untuk  memperoleh apresiasi, sebab antara pengembangan pendidikan dengan dunia praktik inilah yang  perlu ditingkatkan, disertai koordinasi dengan organisasi profesi, yakni PPNI. Menurut Yusuf, sebenarnya  pendidikan keperawatan di Jawa Timur tidak kalah kualitasnya dibandingkan dengan di Filipina. Sayang, masih saja dijumpai sekolah perawat yang tidak mengindahkan persyaratan yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu meliputi kurikulum, kompetensi sumber daya manusia, fasilitas gedung, perpustakaan dan faktor pendukung lain. Oleh sebab itu, langkah penting yang harus ditempuh adalah melakukan pengetatan pada uji kompetensi lulusan.  Untuk itulah, maka sejak tahun 2008, PPNI melakukan penertiban terhadap sekolah keperawatan, terutama untuk menghindari semaksimal mungkin muatan bisnis dibalik pendirian sekolah tersebut.

International Nursing Conference dengan tema ”Innovation On Nursing Education and Clinical Practice” ini dilaksanakan  di  Lantai VII gedung Rumah Sakit Penyakit Tropik Infeksi (RSPT) Universitas Airlangga Surabaya selama dua hari, yaitu 12 dan 13 Mei 2012. Pembukaan dilakukan oleh Wakil Rektor I Universitas Airlangga Prof. Dr. H. Achmad Syahrani, MS., Drs., Apt. Hadir pada acara tersebut  Prof. Paul Arbon, AM., President of World Association of Disaster and Emergency Medicine dari Flinders University.

Retno Indarwati, S.Kep., Ns., M.Kep., Ketua Panitia, mengatakan, dalam acara ini terdapat tujuh  orang pembicara,  di antaranya adalah  Prof. Paul Arbon dan dari Avans Hogeschool Holland. Tiga orang pembicara dari Indonesia adalah Dr. Nursalam, M.Nurs (Hons), Dekan Fakultas Keperawatan Unair Purwaningsih, S.Kp., M.Kes., dan Prof. Dr. Nancy Margarita Rehatta, dr., MERSDU. Peserta seminar  datang dari lembaga-lembaga keperawatan di Jatim, Jateng, DKI, luar Jawa, Timor Leste, Manila dan Malaysia.

warta.unair.ac.id

by. PIH Unair