AIROBOCOP, Unair Juga Punya Robot !

Rektorat, 01-12-2011

Sejumlah siswa SMP dan SMA mencoba mengendalikan robot-robot rakitan mereka berjalan menyusuri garis di Auditorium Kampus C Universitas Airlangga. Mereka saling beradu kecepatan, mencoba menentukan robot rakitan siapa yang jauh lebih cepat dan lebih baik. mereka semua beraksi di ajang kontes robot Airlangga Robot Competition Olimpiade of Physic (AIROBOCOP) yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Unair (20/11).

Awalnya, ide mengadakan kontes robot ini dimulai saat tim robot Fakultas Sains dan Teknologi Unair mengikuti Kontes Robot Cerdas Indonesia. Di event itu, banyak penonton yang tertarik dengan penampilan tim Unair dan baru mengetahui di Unair ternyata juga ada robot. Karena itu, Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) mengadakan lomba robot akbar untuk menyebarluaskan bahwa di Unair juga ada robot.

AIROBOCOP ini merupakan event lomba robot pertama yang diadakan oleh FST Unair. Lomba kali ini diikuti oleh peserta dari SMP dan SMA sederajat se-Jawa Timur. Ketua Himpunan Mahasuswa D3 Otomatisasi dan Sistem Instrumentasi (OSI) M. Azzumar menerangkan, selain kontes robot, dalam event ini diadakan juga Kuis Fisika, yang merupakan kegiatan tahunan rutin HIMAFI Unair. Karena diadakan bersamaan dengan Kuis Fisika, peserta yang mengikuti kontes robot ini menjadi cukup banyak. Menurut Zumar, banyak peserta yang penasaran dengan lomba robot di Unair.

Dalam kontes robot, umumnya yang diperlombakan adalah kategori robot line tracer, robot wall tracer (berjalan mengikuti dinding), robot pemadam kebakaran, robot humanoid (berbentuk manusia), dan masih banyak lagi. Dalam event AIROBOCOP ini, jenis lomba yang dipertandingkan adalah adu cepat robot line tracer (robot yang bergerak mengikut garis). Namun, panitia mengatakan, bukan soal kecepatan saja yang dinilai, tetapi bagaimana kontrolnya juga.

Zumar mengatakan, ini merupakan kontes robot pertama yang diadakan oleh Unair, karena itu panitia hanya melombakan kategori line tracer. Awalnya panitia juga ingin melombakan beberapa kategori. Namun, setelah berkonsultasi dengan para dosen, akhirnya diputuskan untuk melombakan kategori line tracer saja karena kontes ini masih pertama kali diadakan. “Kontes ini merupakan ajang promosi robotika di Unair. Tahun depan, kami akan mengadakan kontes serupa, namun menambah kategori yang akan dilombakan,” ujar Zumar.

 

warta.unair.ac.id

by. humas_ua